Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Ini Dia Uniknya Rumah Dari 30 Ribu Jagung Di China

Ini Dia Uniknya Rumah Dari 30 Ribu Jagung Di China

Urbanloka.com – Di Indonesia, kita membangun ruma dari kayu, batu bata merah, dan batako. Berbeda halnya dengan petani di Jilin, China bagian utara, yang membangun rumah dari jagung. Simak lengkapnya berikut ini Urbaners!

Liu Hongcai adalah petani yang mempunyai ide rumah jagung tersebut. Total 30 ribu jagung yang diperlukan untuk membuat rumah bergaya tradisional itu. Menghabiskan sekitar Rp 20 juta untuk membeli 30.000 bonggol jagung berwarna keemasan.

Jagung yang digunakan juga tidak bisa asal-asalan. Jagung-jagung pilihan yang bisa dipakai untuk membangun rumahpun harus berukuran cukup besar, lurus, padat dan memiliki panjang yang seragam yaitu kurang lebih 20cm.

Tiap bonggol jagung disatukan dengan kawat dan dirangkai berdasarkan kerangka rumah yang sudah dibentuk. Liu memastikan kawat-kawat ini tidak akan merusak bentuk bonggol jagung agar keindahanya tetap terjaga.

Rumah itu dirancang berdasarkan rumah tradisional penduduk China bagian timur laut.  Total Keseluruhan bangunan rumah dan halaman sepanjang 12 meter dan lebar 4 meter.

Liu mengatakan bahwa ia ingin para wisatawan datang dan merasakan bagaimana orang-orang di China timur laut ini hidup sehari-hari. Liu juga meminta bantuan dari 14 warga desa dan menghabiskan waktu setengah bulan untuk membangun rumah tersebut.

Rumah itu tidak dilengkapi dengan peralatan rumah tangga apapun, ruangan di dalamnya hanya kosong. Bagian depan rumah memiliki pagar dan gapura sebagai pintu masuknya. Di halaman depan ada sumur, roda air, dan ruang singgah kecil.

Pemandangan yang akan didapat oleh wisatawan memang sangat indah. Rumah jagung yang berwarna keemasan itu tertimpa salju di musim dingin memberikan kesan pedesaan yang ramah. Tidak heran jika banyak wisatawan yang datang untuk sekedar berfoto di sana. Tertarik berkunjung kemari Urbaners?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.