Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Inspirasi Hunian Sekaligus Studio Fotografi di Tokyo

Inspirasi Hunian Sekaligus Studio Fotografi di Tokyo

Urbanloka.com – Mari kita intip, seperti apa Hunian Inspiratif seorang fotografer di Kyoto ini, UME Arsitek yang berhasil menyulap sebuah hunian dengan luas 85 meter persegi saja, menjadi rumah dengan satu kamar tidur pada lantai dasar, dan ruang kerja serta studio pada lantai dua, mari kita simak seperti apa detail interiornya Urbaners!

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_dezeen_936_0

Didominasi oleh warna putih, dan warna-warna monokrom pada dinding dan furnitur yang memenuhi ruang.

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_dezeen_936_1

Langit-langit beton dibiarkan terbuka, dengan ruang penyimpanan cerdas pada bagian samping tangga, yang dapat digunakan sebagai rak buku, tempat TV, serta penyimpanan benda-benda lainnya.

Pada lantai pertama, ruang tamu dan ruang makan diposisikan di belakang jendela besar, yang mengarah langsung ke bagian teras dan balkon. Sementara kamar tidur, kamar mandi dan dapur berada tepat setelah pintu masuk.

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_dezeen_936_2

UME juga menambahkan lantai mortar yang gelap dan karpet dengan estetika monokrom. Tujuannya untuk memberikan “kesan kuat serta efek kesatuan pada seluruh ruang”.

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_dezeen_936_3

Menyisakan dinding yang belum selesai pada galeri desain, lorong, kamar tidur, teras, dan pada pintu masuk, menjadikan hunian ini lebih unik dan menarik.

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_2_dezeen_936_0

Sebuah tangga beton bercat putih mengarah ke studio, yang memiliki ruang kerja di satu sisi dan lounge / studio di sisi lain. Kedua daerah membuka ke teras atap yang memiliki ukuran cukup luas.

“Rumah ini memberikan pemandangan pegunungan Higashiyama yang fantastik, terutama saat ‘Torii’, ‘Gozan-no-Okuribi’ – festival musim panas di Kyoto,”demikian disampaikan oleh Satoru.

apartment-atelier-arashiyama-ume-architects-kyoto-japan_dezeen_936_4

Menggunakan banyak bukaan cahaya alami, untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman. Tak hanya itu, digunakan banyak tirai putih tembus pandang yang memberikan efek lebih luas pada dinding.

Gorden ini juga bertindak sebagai filter untuk melindungi ruang dari sinar matahari langsung, sekaligus memungkinkan ruang untuk beradaptasi dengan berbagai jenis lampu tembak fotografi.

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.