Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Inspirasi Rumah Daur Ulang Anti Gempa ala Zhouda

Inspirasi Rumah Daur Ulang Anti Gempa ala Zhouda

Urbanloka.com –  Cina negara kaya inovasi, tak hanya dalam bidang teknologi, juga dalam bidang konstruksi. The Zhouda Group, meluncurkan rumah yang terbuat dari limbah industri dan pertanian namun mampu menahan gempa berkekuatan hingga 9,0 skala ritcher, tak hanya gempa, rumah ini juga tahan terhadap api serta bencana banjir. Penasaran seperti apa penampakan rumah ini, Urbaners? Check these out!

Sementara perusahaan menggembar-gemborkan bahwa materi pembangunan mereka mampu menahan berbagai elemen bencana alam, juga mengungkap bahwa materinya dapat memenuhi berbagai kualitas estetika yang diinginkan oleh pemilik rumah termasuk diantaranya batu giok, marmer, kayu, granit dan tekstur dekoratif lainnya. Bahan pembangunan yang dipilih memang tidak mengandung formaldehyde, ammonia, radon serta berbagai zat berbahaya lainnya.

Zhouda via 3Ders

Rumah, yang dipindahkan menggunakan traktor ini, kemudian diisi dengan interior yang nyaman dan menyenangkan, hingga menjadi rumah siap huni. Pada lantai atasnya, terdapat tempat bersantai kala sore, sementara bagian dalamnya didominasi oleh interior gaya rusia, yang rapi dan lebih terkesan feminim.

Sumber: Zhouda

Sumber: Zhouda

Dengan Menimbang modul 100 kg per m2 (20,43 lbs / SF) dan biaya $ 52,39/meter persegi, yang terbilang sangat ekonomis untuk pembangunan suatu rumah. Sebuah pencarian Google menemukan bahwa Zhuoda memang telah berpengalaman terhadap pembangunan rumah prefab. Baca Juga: Startup yang Memanfaatkan Listrik dari Pengolahan Tenaga Surya

Sumber: Zhouda

Sumber: Zhouda

Perusahaan Zhouda telah berdiri sejak tahun 1993 dan telah berpengalaman dalam pembangunan real estate. Tonton Video untuk melihat rumah secara keseluruhan dengan lebih dekat, klik disini. Tertarik mengaplikasikannya pada rumah Anda, Urbaers?

Sumber: Zhouda

Sumber: Zhouda

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment