Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Inspiratif! Rumah Pasif Energi ini Bantu Cegah Pemanasan Global

Inspiratif! Rumah Pasif Energi ini Bantu Cegah Pemanasan Global

Urbanloka.com – Sebuah rumah di Eropa dengan standar sertifikasi Rumah Pasif ini dengan cepat mendapatkan pengakuan dari seluruh dunia. Apalagi dengan semakin banyaknya renovators, pemburu rumah, arsitek dan perusahaan konstruksi yang memperhatikan rumah berstandar hemat energi. Dari sekian banyak sertifikasi yang relevan dengan green building hari ini, mungkin sebutan Rumah Pasiflah yang pas untuk menggambarkan rumah ini.

Sumber Foto: SW Design

Sumber Foto: SW Design

Di AS, bangunan yang ramah lingkungan, 20% diantaranya terdiri dari konstruksi perumahan baru. Sementara pada tahun lalu sekitar $25 miliar real estate dibangun dengan semangat go green! menurut Perusahaan riset industri McGraw, Pembangunan rumahan ramah lingkungan terus mengalami peningkatan, yaitu sekitar 28-29% pada tahun 2016.

Sumber Foto: Wikimedia

Sumber Foto: Wikimedia

Sementara prinsip-prinsip ini sebenarnya kembali lagi kepada prinsip lama. Karena Rumah Pasif sesungguhnya telah berkoalisi sejak tahun 1996 pada peluncuran Passivhaus Institute di Frankfurt, Jerman. Gerakan ini dengan cepat menyebar ke Skandinavia, dan seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. Baca Juga: Inspirasi Rumah Mungil Campuran Gaya Gipsy dan Jepang

france-residence

Rumah pasif energi, memiliki efisiensi dan peran yang luar biasa dalam menjaga kelestarian alam. Sebuah Rumah Pasif bersertifikat umumnya lebih hemat 60-70% energi dibanding rumah tradisional, menurut Institut Rumah Pasif US (PHIUS). Mungkin yang paling mengesankan adalah rumah dengan pengurangan energi hingga 90%. Rumah yang dibangun dengan bahan konstruksi khusus dan sumber energi terbarukan adalah keunggulan dari standar Rumah Pasif, Terdiri dari:

-Jendela

-Atap

-Penerangan

-Isolasi

-Ventilasi

-Tenaga surya

-Limbah pemanasan dari peralatan rumah tangga

-Shading pasif untuk pendinginan di iklim panas

Desain strategis dan penggunaan bahan yang inovatif dapat meminimalkan pemanasan global. Bahkan dalam dingin yang ekstrim, hanya sejumlah kecil energi yang harus dikeluarkan untuk menjaga penghuni tetap hangat dan nyaman di dalam rumah.

home-reviews

“Panas yang tersisa dapat diberikan oleh udara jika beban pemanasan maksimum kurang dari 10W per meter persegi,”ungkap Dr Wolfgang Feist, bapak pendiri Rumah dengan energi Pasif. PHIUS saat ini sedang mengembangkan standar zona iklim yang menanggapi variabel klimaks di berbagai daerah di seluruh negeri. Pemilik Rumah Pasif agaknya masih harus bersabar dengan mekanisme yang rumit dalam pengurusannya sertifikat, karena harus membayar biaya tertentu dan menyajikan dokumentasi yang diperlukan. Dokumentasi sendiri harus menyertakan, antara lain, deskripsi proyek, model energi, Perencanaan Rumah Pasif Paket selesai (PHPP), gambar arsitektur, dan skor indeks HERS. Proses sertifikasi juga mencakup empat kunjungan langsung ke rumah.

Namun, tentu saja jangan menyerah Urbaners! Demi keselamatan bumi, dan menghindari pemanasan global berkelanjutan. Kalau bukan kita, siapa lagi?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment