Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Intip Yuk Sepeda Listrik Bergaya Retro, Avionics V1

Intip Yuk Sepeda Listrik Bergaya Retro, Avionics V1

Urbaloka.com – Avionics V1 rancangan Jaromir Dziewic dan Bartek Bialas. Bertemu dua tahun lalu di pantai Baltik. Mereka memiliki kesamaan yakni menyukai dunia penerbangan, sepeda, serta kendaraan lawas. Mereka pun sepakat merancang sebuah sepeda klasik namun menggunakan tenaga listrik. Meski belum terungkap dari segi harga, namun V1 terlihat menjadi salah satu motor yang menarik perhatian banyak orang Urbaners. Jika dibandingkan dengan Sepeda motor listrik pada umumnya.

Kita telah melihat sejumlah sepeda listrik yang terinspirasi oleh gaya retro diluncurkan pada beberapa tahun belakangan. Tidak mengherankan, mengingat tingginya daya tarik budaya kita terhadap semua hal yang retro dan segala yang berteknologi tinggi.

Produk hasil rancangan dua pemuda Polandia ini dibuat dengan konsep sepeda motor listrik retro. Demikian dikutip dari RideApart, Jumat (28/7/2017).

Membangkitkan masa kejayaan motor balap papan atas. Avionics V1 e-bike menarik perhatian bukan hanya karena mesin yang cepat, tapi juga sebagai objek indah di dalamnya. Meskipun secara garis besar, desainnya sangat sederhana, yakni hanya menggunakan kayu, pipa yang menjadi rangka, serta tentunya motor listrik.

Dengan daya listrik 5000W, sepeda ini mampu menghasilkan hingga 125 Nm (92 kaki-lb), serta mencapai kecepatan tertinggi 58 kph (36 mph). Jangan berharap ada mesin 1.000 cc berkonfigurasi ‘V’ di frame tabung tersebut, yang ada hanya kotak kayu Jatoba untuk menaruh baterai, perangkat kelistrikan, serta alat soket untuk charge.

Tenaga sepeda listrik ini disokong baterai lithium ion 24 AmH yang mampu menawarkan tiga pilihan daya yakni 250, 500, dan 700 watt. Jika baterai di-setting di 250 watt sepeda motor listrik ini mampu menjelajah dengan jarak maksimum 120 kilometer. Tentu saja bukan berarti sepeda listrik ini tidak bisa digunakan jika baterainya habis, masih ada pedal yang bisa digowes penggunanya ke tujuan.

Motor ini didukung oleh baterai lithium-ion 24Ah, yang konon mampu mengantarkan area berkendaraan hingga 120 km (~ 74,5 mil), dengan waktu pengisian ulang 2-3 jam.

Paket baterai, dan hampir semua komponen elektronik lainnya, disembunyikan di ruang penyimpanan pada bagian bawah bingkai sepeda yang disatukan dengan tali kulit tua. Penggunaan roda 21 inci dengan ban 3 inci turut menambah kesan tunggangan klasik yang tangguh.

Namun produk tersebut masih prototipe, belum ada harga resmi yang diumumkan. Bahkan keduanya masih mencari investor atau mengumpulkan dana. Pengumpulan dana akan dilakukan selama 40 hari di Indiegogo mulai September 2017.

Jika dana terkumpul, produksi baru akan dimulai dengan tahap awal sebanyak 80 unit. Itu pun unitnya baru akan tersedia dalam enam atau delapan bulan kemudian. Tertarik memilikinya Urbaners?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment