Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Menghindari Kegagalan Investasi dengan 5 Cara Ini!

Menghindari Kegagalan Investasi dengan 5 Cara Ini!

Urbanloka.com –  Sudah terbayang bagaimana Anda di masa depan Urbaners? Kini kita semakin siap dengan merencanakan berbagai hal, yaitu dengan cara investasi. Ada banya pilihan investasi yang dapat Anda pilih, salah satunya adalah Investasi rumah. Pilihan bisnis di bidang properti yang sangat menjanjikan dan menguntungkan. Namun tentu saja, meskipun akan mendatangkan keuntungan, berinvstasi tentunya tidak lepas  dari resiko kegagalan. Berikut dibawah ini yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir kegagalan investasi properti Urbaners. Check it out!

PERHATIKAN HARGA SEWA

Tak seperti investasi tanah. Anda sudah dapat mengembalikan investasi rumah dengan cara mengkontrakkan, sewa kost, atau lainnya. Perhatikan nilai harga sewa di pasaran, dan berapa lama jangka waktu investasi akan balik modal.

AMATI PERSAINGAN PROPERTI

Terus update informasi seputar properti akan membuatmu tetap untung dalam berinvestasi. Selalu dinamis akan perubaham, serta pahami jeni properti yang Anda sewakan.

TENTUKAN TUJUAN

Tentukan tujuan karena Hal tersebut akan menjadi pertimbangan di saat mulai mengembangkan investasi. Sejauh mana tujuan jangka panjang dalam berbisnis maka menentukan properti mana yang tepat untukmu. ​

OBSERVASI

Perhatikan lokasi sebagai salah satu faktor penting pilihan hunian terbaik. Sebagai investor, Anda baiknya mengetahui betul apakah lokasi hunian tersebut strategis atau tidak. Jangan terjebak iklan, lakukan survey langsung ke properti. Hal ini angat penting dilakukan, karena investasi properti merupakan salah satu investasi jangka panjang.

HARGA TERJANGKAU

Cek harga pasaran properti yang Anda incar dikawasan tersebut, Jangan terburu nafsu untuk lekas membeli rumah, tanpa mengetahui berapa harga wajar. Pahami juga tingkat finansialmu, apakah Anda akan membelinya dengan tunai atau melalui cicilan KPR. Masing-masing memiliki resikonya. Dengan KPR Anda bisa menginvestasikan uang secara berangsur tapi ada konsekuensi suku bunga bank. Sedangkan, membayar tunai membutuhkan modal besar di awal transaksi.

 

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment