Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Tipsnya Beri Sentuhan Artistik Jepang Wabi-sabi Pada Hunian Anda

Tipsnya Beri Sentuhan Artistik Jepang Wabi-sabi Pada Hunian Anda

Urbanloka.com – Pernah mendengar istilah wabi-sabi? Bagi yang belum familiar dengan istilah ini, wabi-sabi merupakan sebuah filosofi estetika kuno yang berasal dari Jepang. Mulai berkembang ke berbagai cabang ilmu dan aspek kehidupan, termasuk arsitektur dan desain interior. Konsep wabi-sabi sendiri pada dasarnya adalah menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan. Menggunakan unsur alam dan material yang bertekstur. Nah, jika ingin menerapkan konsep wabi-sabi untuk rumah coba perhatikan dulu beberapa prinsip dasarnya berikut ini.

SEDERHANA & MININALIS

Ya, interior wabi-sabi mengedepankan desain yang minimalis. Furniture-nya pun harus bisa berfungsi sebagai penghias rumah. Pilih model furniture atau dekorasi yang menyerupai bonsai, bunga atau berbagai tanaman hijau lainnya. Padukan furniture ini dengan dinding yang berwarna earth tone seperti olive, abu-abu gelap, cokelat atau warna-warna alam lainnya. Selain itu, interior wabi-sabi juga memiliki unsur kesederhanaan. Sehingga, akan membutuhkan sedikit barang untuk menerapkan desain ini pada rumah. Jika Anda termasuk orang yang suka menyimpan barang, tak disarankan untuk menerapkan konsep ini daripada Anda harus sedih saat membuang barang-barang tersebut.

NATURAL DAN MENYATU DENGAN ALAM

Menjadi konsep utama dalam wabi-sabi. Tujuan dari wabi-sabi adalah menciptakan suasana rumah yang tenang dan damai. Sehingga, warna natural sangat cocok untuk mewujudkan tujuan ini. Warna yang sering dipakai dalam wabi-sabi adalah warna-warna natural seperti cokelat dan hijau. Penggunaan furniture-nya pun biasanya berbahan kayu, linen, batu hingga bambu. Selain itu, rumah dengan konsep wabi-sabi akan membiarkan cahaya dan udara leluasa masuk. Sehingga lebih sering menggunakan jendela-jendela besar dan ruangan yang terbuka. Dengan begitu, sirkulasi udara dan cahaya di dalam rumah pun menjadi baik.

TAK TERLALU RAPI DAN ENAK DIPANDANG

Seperti yang sudah dibahas di awal bahwa wabi-sabi ingin menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan. Hingga beberapa titik yang mengaplikasikan dinding unfinished. Trik ini bisa memberikan nuansa berantakan, tapi tetap hangat dan nyaman. Dari segi furniture, Anda bisa menggunakan bahan-bahan yang terbuat dari kaca dengan bentuk tak simetris. Atau barang-barang seperti selimut dan serbet dengan warna natural akan memberi kesan hangat di dalam rumah. Sehingga, rumah pun menjadi lebih artistik dan harmoni.

BAWA UNSUR OUTDOOR KE DALAM

Tak ada salahnya meletakkan hiasan-hiasan outdoor di dalam rumah. Gunakan bahan-bahan organik dan unsur-unsur alam lainnya sebagai komponen utama di dalam rumah. Misalnya, tanaman, kayu atau bahkan batu. Kotoran-kotoran yang dihasilkan dari benda-benda tersebut akan menimbulkan ketidaksempurnaan yang indah di dalam rumah.

KREASIKAN BENDA BENDA BUATAN TANGAN MENJADI UNSUR SENI YANG MENARIK

Untuk dekorasi, wabi-sabi lebih mengutamakan benda-benda yang dibuat oleh tangan. Sehingga, hasilnya tak akan sesempurna benda yang terbuat dari mesin. Misalnya Anda bisa buat sendiri vas yang terbuat dari tanah liat atau meja yang terbuat dari kayu. Selain itu, buatlah benda yang juga memiliki fungsi, sehingga tak hanya sebagai pajangan saja. Dekorasi seperti ini akan menimbulkan kesan otentik pada hunian. Cocok bagi Anda yang suka dengan proyek DIY.

Nah, itu tadi lima hal yang harus diperhatikan jika ingin menerapkan konsep wabi-sabi. Tertarik mencoba Urbaners?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.