Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Bermain dengan Textur, Warna & Seni dalam Menghidupkan Ruang Kerja Nyaman

Bermain dengan Textur, Warna & Seni dalam Menghidupkan Ruang Kerja Nyaman

Urbanloka.com – Studio 11 menggabungkan sentuhan industri furnitur yang mewah dan elegan dengan seni untuk menciptakan interior ruang kerja yang nyaman. Berada di Minsk, Studio Belarusia yang dipimpin oleh arsitek Maksim Vavinski, Tatiana Kashuro, Alexandr Zhmakin mampu elampaui estetika industri sederhana yang kemudian menjadi ciri banyak kantor arsitektur. Yuk kita simak seperti apa detailnya berikut ini Urbaners

 

Sementara mereka memilih untuk menyimpan banyak detail dari ruang, mereka juga menambahkan kilasan warna dan tekstur, serta sentuhan furnitur yang mencerminkan seleranya.

“Adalah benar jika mengatakan ruang ini mengumpulkan preferensi profesional serta taste kami, tak hanya itu studio11 juga merupakan ekspresi fisik dari filosofi pribadi kami dalam desain,”ungkap trio tersebut.

Studio seluas 92 meter persegi ini kemudian dibagi menjadi dua bagian. Sisi terbesar berisi ruang kerja, area lounge dan perpustakaan. Sementara sisi lainnya terdiri dari ruang kerja, dapur dan area bersantai

Dinding di seluruh studio sengaja di plester kasar, namun pada bagian terendahnya telah dilukis dengan warna biru yang kaya efek dan sangat serasi. Hal ini dapat dilihat dari tirai yang membentang dari lantai ke langit-langit.

Warna biru yang kontras dengan elemen lainnya juga menghiasi meja dapur hingga kursi dan bangku oada ruang tunggu. Kesemuanya menciptakan latar belakang yang mencolok untuk berbagai karya seni. Apalagi pada sebuah lukisan besar karya seniman Belarusia Zakhar Kudin.

Lukisan ini diposisikan tepat di atas tempat tidur biru berlapis kain, menciptakan apa yang oleh para arsitek digambarkan sebagai “gambar yang agak fin de siècle, yaitu sebuah interpretasi modern dari daybed Barcelona oleh Mies van der Rohe yang menentang cerita Matisse”.

“Semangat seni lukisan memang mengingatkan karya Fauvis pada awal abad sebelumnya,” ungkap mereka. “Ekspresi semacam ini secara organik juga menggambarkan karakter yang terkendali.”

Permukaan lantainya berupa beton kasar, yang dilukis dengan warna abu-abu. Penambahan ruang  menarik lainnya termasuk partisi blok kaca kecil, yang memisahkan meja studio pribadi dari laci tinggi, serta beragam tanaman besar.

Studio11 menggambarkan dirinya sebagai studio arsitektur dan desain, namun mengkhususkan diri pada desain interior.

Kantor baru studionya ini daopat ditempati oleh enam hingga tujuh desainer, meski jumlahnya memang tak tetap sering bervariasi, ungkap para perancang. “Kadang-kadang lebih sedikit tapi kadang juga lebih banyak, karena kami terus bergerak dan mengeksplorasi peluang baru untuk proyek-proyek menarik lainnya,” tutup mereka. Hm.. sungguh sangat menarik bukan, tertarik mengaplikasikannya Urbaners?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.