Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Cek Kualitas Hunian Saat Membeli Rumah, Ini Caranya Urbaners!

Cek Kualitas Hunian Saat Membeli Rumah, Ini Caranya Urbaners!

Urbanloka.com – Ingin membeli rumah Urbaners? Jangan lupa untuk mengecek kualitasnya dengan cara berikut ini Urbaners!

Bagi Anda yang ingin membeli rumah second, jangan lupa untuk memperhatikan usia bangunan sebagai yang utama. Sementara bagu hunian baru, perhatikan secara detail bagaimana spesifikasi bangunannya.

Kualitas bangunan biasanya tercantum pada brosur rumah, hati-hati tertipu spesifikasi pada brosur Urbaners. Jangan pula mudah tergiur oleh mulut manis staf pemasaran perumahan, apalagi jika rumahnya bukan ready stock alias inden.

CARA JITU CEK KUALITAS RUMAH INDEN

Jika hunian ini bukan bersifat ready stock atau inden maka Anda perlu mengajukan beberapa pertanyaan kepada pihak pengembang guna mengecek kualitas bangunannya. Jika Anda kurang paham istilah teknis atau seputar material bahan bangunan, ajak orang yang paham, misalnya tukang bangunan. Garis bawahi beberapa hal dibawah ini Urbaners:

  • Perhatikan bahan apa yang digunakan untuk membangun rumah, mulai dari pondasi, dinding, lantai, genteng hingga plafonnya
  • Ketahui secara jelas, berapa ukuran hunian sebenarnya. Jika perlu bawalah meteran dan ukur sendiri
  • Apa bahan yang digunakan untuk kusen dan rangka atapnya
  • Bagaimana sistem sirkulasi udara dan sanitasinya
  • Apa jenis kabel listrik yang digunakan dan berapa daya listrik yang disediakan.
  • Berapa tinggi plafon rumah. Plafon yang rendah membuat rumah menjadi pengap Urbaners
  • Berapa ukuran besi cor yang digunakan. Rumah yang kuat minimal menggunakan besi ukuran diameter 8mm.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu diajukan, agar sejak dini Anda dapat mengetahui kondisi rumah yang sebenarnya. Jangan sampai cicilan KPR belum lunas, tapi rumah sudah harus direnovasi. Mengingat konstruksi dan bahan bangunan bersifat teknis, untuk mudahnya bawa saja tukang bangunan.

CEK JUGA:

  • Kekokohan Plafon, Pada rumah baru, mungkin Anda belum bisa mendeteksi kerusakan ini. Tapi untuk rumah seken, kerusakan plafon sering terjadi pada bangunan yang kurang kokoh. Coba periksa bentuk fisik langit-langit, apakah sudah mulai mengerut atau kendur.
  • Apakah terdapat noda, jamur, atau kelembapan pada dinding. Dinding yang lembap tanda kebocoran. Periksa khususnya di area-area basah seperti kamar mandi dan area cuci piring. Meski bukan kerusakan besar tapi Anda akan membutuhkan perbaikan yang cukup serius.
  • Periksa isi lemari pada area basah. Jika rumahnya full furnished sudah dilengkapi kitchen set atau lemari, buka semua pintunya untuk mendeteksi jika ada aroma lembap dan jamur. Bau lembap bisa menjadi indikasi kebocoran air atau kayu yang lapuk
  • Cek retak dinding. Perhatikan jika ada retakan di dinding bagian dalam dan luar. Retakan dinding yang memiliki lebar lebih dari 2mm dapat memicu retakan yang lebih besar.
  • Cek plester dinding interior. Untuk rumah baru, Anda bisa mengecek kerapihan kerja kontraktornya dari plester dinding bagian dalam. Jika terdapat kesalahan pengerjaan, biasanya akan muncul retakan serabut pada beberapa sisi. Retakan ini bisa semakin membesar ketika dinding akan dicat.

Demikian tips, semoga bermanfaat Urbaners!

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.