Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Deroemah, Inspirasi Nuansa Ruang Hijau dan Napas Urban Ibukota

Deroemah, Inspirasi Nuansa Ruang Hijau dan Napas Urban Ibukota

Urbanloka.com – Wahana Arsitek merenovasi sebuah hunian dua lantai di daerah Jakarta, Indonesia. DeeRoemah (atau DeeHouse) adalah sebuah projek arsitektur dengan konsep stylish modesty. Konsep yang ingin di wujudkan sendiri, adalah desain rumah yang lebih sederhana dan tidak mencolok dari lingkungan sekitar, namun tetap memaksimalkan daya tarik ruang hijau luar menjadi satu dengan interior dalam rumah.

Hunian berukuran 196m2 diatas lahan 280m2 ini mempresentasikan sebuah simplisitas modis yang berkarakter. DeeHouse atau DeeRoemah, sendiri diambil dari nama sang pemilik, Dee, dibangun dengan mengembangkan lahan dan bangunan berbentuk L, serta modifikasi maksimal pada ruangan agar menjadi sebuah kesatuan alami dengan lingkungan sekitarnya.

Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur semua terletak di lantai satu, dengan pembatas-pembatas ruang yang sengaja didesain transparan, agar lebih leluasa dan menyatu dengan taman rumah yang dipenuhi dengan tanaman serta pohon-pohon yang selain menghadirkan kesejukan estetika, juga bertugas mengaburkan batas antara ruang luar dan dalam.

Terdapat dua kamar tidur yang pada lantai satu yang sengaja dihadapkan langsung dengan pemandangan nyaman halaman kecil yang hijau. Tumbuhan-tumbuhan gantung yang menghiasi beberapa bagian rumah memberikan ilusi ketinggian rumah, sedangkan sebuah kebun berkontur juga dibentuk untuk menambahkan kesan “empuk” bagi bangunan tersebut.

Finishing bertekstur semen menjadi ciri khas DeeHouse, dengan campuran elemen-elemen kayu di muka bangunan dan logam metalik di beberapa bidang, termasuk tangga spiral diluar. Pada lantai atas terdapat kantor semi-outdoor dengan konsep “terbuka”.

Menghadap ke kebun dan teras dibawah. Sebuah bidang kayu tembus pandang, yang merupakan hasil pengolahan ulang, diposisikan secara diagonal untuk menyediakan sisi teduh. Di sisi lain, bidang kayu tersebut juga menyamarkan kegiatan di dalam ruangan agar terlihat tidak terlalu jelas dari luar.

Dominasi Kesederhanaan yang diberikan oleh elemen-elemen tumbuhan dan kayu ini juga memastikan kesinambungan rumah dengan alam di sekitarnya Urbaners. Sungguh menarik bukan Urbaners? Tertarik mengaplikasikannya pada hunianmu 😉

Dibawah ini detail interiornya dari berbagai sudut Urbaners.

 

General Info :

Site Area : 280 m2
House : 196 m2
Landscape Area : 104 m2
Principal Architect : Gerard Tambunan
Architect Firm : Wahana Architects
Contractor : Wahana Cipta Selaras
Lighting : by Liam Sak Khian
Floors : Granito
Roof : Re-used Clay roof of The existing house
Façade : Re-used Teak wood from the waste of local furniture factory
Furniture : Ethnicraft, Accupunto and IKEA
Paint : Mowilex Paint
Sanitair : Toto

via: Plataforma Arquitectura

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.