Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Hunian Bencana ala Hex House ini Telah Menampung 80.000 Jiwa

Hunian Bencana ala Hex House ini Telah Menampung 80.000 Jiwa

Urbanloka.com – Architects for Society yang berbasis di Minnesota dan Universitas Chalmers di Gutenberg, Swedia membantu pengembangan prototipe tempat tinggal yang praktis dan dapat digunakan untuk para pengungsi Suriah di Kamp Alzaatari Yordania. Mulai dibuka pada tahun 2012 sebagai solusi perumahan sementara, kamp tersebut telah berkembang menjadi pemukiman permanen dengan lebih dari 80.000 jiwa. Yuk kita simak detailnya berikut ini.

Disebut Hex House, unit seluas 431 kaki persegi (40 meter persegi) ini terbuat dari Baja dan busa Structural Insulated Panels (SIPs), yang dapat dikirim hanya dengan menggunakan truk ke lokasi bangunan.

Desainnya dimaksudkan untuk menjadi hunian scalable, yang dapat ditempati selama 15 hingga 20 tahun. Perkiraan biaya untuk masing-masing unit sekitar $15.000 dan $20.000.

Tempat penampungan sendiri dapat diatur dengan berbagai cara dan dapat dikombinasikan dengan taman eksterior, halaman, serta jalur pejalan kaki. Didirikan oleh arsitek dan desainer dari AS, Spanyol, Kanada, Yordania dan Belanda.

“Hunian ekonomis ini dibangun untuk antisipasi bencana alam yang dapat mempengaruhi kondisi kehidupan sebagian besar kelompok populasi manusia, “ungkap organisasi kemanusiaan tersebut.

 

Setiap unit Hex House berisi dua kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang tamu dan teras kecil. Unit ini juga dapat dikombinasikan oleh Hex House lainnya, hingga menciptakan hunian yang lebih besar.

Interior yang ditampilkan juga lebih sederhana, fungsional dan elegan, seperti pada penggunaan dinding gypsum, lemari bambu, dan lantai keramik di area kamar mandinya.

Dinding, lantai, dan struktur atapnya dibangun dari SIP yang memiliki permukaan baja dan insulasi busa yang kaku. Semua panel dinding eksterior berukuran sekitar 10 kali 13 kaki (tiga per empat meter), dengan beberapa variasi ukuran pintu dan jendela.

Dindingnya sendiri ditempel pada rangka baja heksagonal, dengan enam perameter. Dirancang menjadi hunian dengan struktur yang kokoh. Bagian eksteriornya dilapisi oleh plesteran, kayu, atau bahan lainnya dengan menggunakan mekanis yang khas.

Hunian ini juga dilengkapi dengan sistem pemanenan air hujan, tangki penyimpanan air bawah tanah dan panel surya pada atap untuk penerangan serta berbagai barang elektronik.

“Atap heksagonal ini juga memungkinkan penempatan panel surya yang optimal, dengan tiga permukaan yang berorientasi pada insidensi matahari maksimum saat matahari bergerak melintasi langit,”ungkap kelompok tersebut.

Organisasi tersebut mengumpulkan dana melalui kampanye crowdfunding untuk membangun prototipe Hex House. Hunian ini juga sedang memproduksi SIP di Florida untuk membangun prototip dan memproduksi rumah secara massal.

“Kami menargetkan lembaga bantuan (LSM), badan pemerintah, dan masyarakat umum,” kata kelompok tersebut. Berikut dibawah ini detail perancangan huniannya Urbaners.

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.