Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Ide Rancangan Hunian Nyaman di Jakarta oleh DP+HS Architects

Ide Rancangan Hunian Nyaman di Jakarta oleh DP+HS Architects

Urbanloka.com – Dari sang arsitek. Terletak di daerah perumahan di Jakarta Utara, Indonesia, rumah seluas 600 meter persegi ini menempati lahan seluas 440 meter persegi. Situs proyek yang membagi jalan utamanya pada sisi barat hunian, dan sisi lain rumah pada (sisi selatan).

Kami melihat bahwa hunian ini, terutama yang menghadap ke jalan utama, memiliki garis bangunan yang sangat besar. Dan kami sadar bahwa garis bangunan tersebut mampu menurunkan luas dan ukuran yang dapat dimaksimalkan oleh bangunan. Berdasarkan pengamatan tersebut, kami kemudian mengakalinya dengan meletakan pintu utama di sisi yang menghadap selatan;

untuk kemudian dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul dengan konsep terbuka. Ruang pertemuan terbuka ini sendiri merupakan perpanjangan ruang tamu utama yang sengaja didesain agak jauh dari pintu utama, sekaligus membuat ruang tak keluar dari konsepnya yang tertutup.

 

Rumah ini dihuni oleh sebuah keluarga kecil untuk menghabiskan waktu berkualitas mereka. Konsep hunian sendiri adalah “compartment box”, dengan Idenya dalam membagi ruang menjadi dua fungsi besar, dalam dua bangunan berbeda namun tetap satu kesatuan.

 

Mengusung konsep industrial minimalis. Ruang terbukanya sendiri diletakkan pada lantai 3 dan 4 (atap); serta berfungsi untuk menyamarkan bentuk kotak yang kaku serta menciptakan banyak bukaan potensial. Sehingga bangunan dapat bernafas dan memiliki cukup cahaya alami.

Kolam juga dibangun pada atapnya untuk membantu menurunkan suhu bangunan, tak hanya itu terdapat juga sofa-sofa yang dapat digunakan untuk bersantai dan menghabiskan waktu.

Sesuai dengan preferensi pemilik, yaitu usia mereka yang masih relatif muda, dan pertimbangan anggaran yang mereka miliki, struktur hunian akhirnya dibentuk secara modular, dan dikombinasikan dengan bahasa arsitektural modern sepanjang detail bangunan.

Kami mengatur nuansa bangunan menjadi monokrom, dengan elemen garis hitam sebagai garis utama. Materi yang terpapar juga dibawa secara konsisten ke bagian interior bangunan, seperti pada ruang tamu, dimana batu bata yang dicat di ruang belajar, dan kayu solid pada ruang yang lebih umum urbaners.

Beberapa pohon sengaja ditempatkan menghadap jalan utama, untuk memberi penghijauan pada hunian. Berikut dibawah ini rancanan interior pada ruang lainnya

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.