Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Kekurangan Ruang Urbaners? Manfaatkan Atap Sebagai Ruang Hijau Pada Hunian

Kekurangan Ruang Urbaners? Manfaatkan Atap Sebagai Ruang Hijau Pada Hunian

Urbanloka.com –  Sebuah perumahan menarik di kawasan Provinsi Sichuan, China nih Urbaners. Sebuah perumahan sengaja di desain untuk hunian pascabencana yang menampilkan bangunan perumahan unik. Jika atap umumnya merupaka atap pelana, tidak dengan perumahan bernama Jintai Village ini. Di sini, semua atapnya dibiarkan terbuka. Di atas atap tersebut, di pasang plot-plot yang diisi tanah yang ditanami tumbuh-tumbuhan.

Dirancang oleh Urban Framework, hunia ini memang diperuntukkan untuk orang-orang yang terkena dampak bencana alam. Daerah ini sebelumnya memang daerah dengan dampak terparah saat terjadi gempa Wenchuan. Pada 2011, daerah ini juga mengalami banjir dan longsor sehingga banyak menghancurkan rumah penduduk.

Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan LSM, Urban Framework mengembangkan arsitektural yang memberi solusi untuk akomodasi para korban yang kehilangan tempat tinggalnya. Ide ini sendiri merupakan hasil penelitian non profit dari The University if Hong Kong yang dipimpin oleh John Lin dan Joshua Bolchover. Hasil penelitian menghasilkan sebuah proposal sosial dan lingkungan yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan unik dari para penghuni.

.”Konsepnya adalah membangun empat jenis rumah dengan berbeda ukuran dan fungsi serta atapnya,”Ungkap arsitek. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa rumah ini didesain dengan bahan lokal, atap hijau, teknologi biogas dan tentunya akomodasi untuk peternakan.

Proyek ini sendiri terdiri dari 22 rumah dengan pusat komunitas dan taman atapnya sendiri. Rumah-rumah ini dikemas untuk memaksimalkan ruang dan menciptakan suasana lingkungan asri. Tak hanya itu desain hunian ini juga dihitung dengan memerhatikan air hujan, cahaya alami dan ventilasi yang baik.

Mendorong swasembada menjadi perhatian utama arsitek, salah satu contohnya dengan membuat ruang keluarga di lantai tanah terbuka dan mencakup ruang untuk menanam makanan di atas atap.

Bangunan-bangunan itu disusun di sepanjang jalan-jalan sempit, dengan lantai atas yang berada di teras yang terlindung. Setiap rumah memiliki kerangka beton yang terbuka dengan lapisan bawah bata yang kontras. Kusen jendela beton yang menonjol melalui batu bata memungkinkan cahaya mencapai interior. Bagaimana? Tertarik mendesign dengan ide brilian ini Urbaners?

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.