Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Kiat Jitu Membeli Rumah Pertama bagi Si Pengantin Baru

Kiat Jitu Membeli Rumah Pertama bagi Si Pengantin Baru

Urbanloka.com – Sebagai penganti baru, tentunya gampang-gampang susah untuk menemukan hunian yang sesuai dengan keinginan, namun beberapa hal ini adalah hal pertama yang harus Anda perhatikan dalam membeli rumah pertama Anda Urbaners! Apa sajakah itu? Check it out!

Sumber Foto: roadtomurrayhill

Sumber Foto: roadtomurrayhill

  • Cek kondisi talang

Rumah masa kini jarang menggunakan talang air, sehingga atap dibuat miring dan air akan langsung jatuh melalui kemiringan tersebut. Pastikan jatuhnya air tidak mengenai dinding atau merembes di dinding karena akan menyebabkan cat cepat lapuk dan berjamur.

  • Periksa Taman belakang

Pihak developer cenderung hanya menutup atap area belakang sebagian. Artinya, sebagian besar halaman belakang tetap terbuka. Jadi akan lebih baik jika Anda menambahkan kanopi atau memanjangkan atapnya untuk mencegah tumpahan air saat hujan membanjiri teras belakang rumah.

  • Perhatikan Pompa Air

Beberapa developer memang sudah memasang pompa air untuk Anda. Periksalah keadaannya, apakah airnya cukup deras, lalu apakah aliran airnya biasa diatur, dan bagaimana kondisi airnya. Jika pemasangan pipa terlalu dangkal, air yang dihasilkan cenderung kurang bersih dan tak deras. Lalu, periksalah atap, apakah developer menyediakan toren atau tangki air untuk menyimpan persediaan air.

  • Perhatikan selokan

Bersihkan aliran air—misalnya selokan samping rumah—dan selokan di depan rumah dari sisa bahan bangunan yang mungkin masih berserakan untuk mencegah genangan air serta tersumbatnya aliran air. Jika pipa yang mengarah ke selokan di luar masih terbuka di bagian ujungnya, segera tutup dengan kawat berongga untuk mencegah masuknya tikus atau ular ke dalam aliran air.

  • Periksa keramik kamar mandi

Bekerja secara borongan membuat developer kurang memerhatikan kondisi lantai, terutama lantai kamar mandi. Biasanya banyak developer menggunakan lantai kamar mandi hampir sama dengan lantai ruangan. Padahal hal ini menyebabkan lantai menjadi licin. Jadi ganti lantai kamar mandi dengan lantai yang permukaannya lebih bertekstur sehingga tidak licin.

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.