Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Mulai Bisnis Clothing Sendiri, Perhatikan Hal-hal ini Urbaners

Mulai Bisnis Clothing Sendiri, Perhatikan Hal-hal ini Urbaners

Urbanloka.com – Memulai sendiri bisnis clothing Anda, ini beberapa hal yang sebaiknya  Anda perhatikan sebelum memulai langkah pertama yah!

KONSEP BRAND

Jika memang memulai brand dari titik cukup, tetap sebaiknya jangan langsung memborong kain, menyewa toko, atau membeli peralatan sablon. Ingat! Brand clothing sudah berjejalan memenuhi rak distro-distro di jalan protokol kota besar. Mulailah dari 0 dengan mencari ide tentang konsep brand yang akan di buat. Konsep inilah yang akan membedakan brand Anda nantinya dengan brand lain.

LOGO

Walaupun logo mungkin hanya berbentuk coretan sederhana yang tampak seperti coretan tak disengaja, kenyataannya logo yang tersablon di pakaian membuat pemakainya bangga. Logo tersebut tidak serta-merta memiliki value yang tinggi. Selain mencerminkan karakter brand, logo yang menimbulkan kebanggaan dicapai dengan proses kampanye promosi yang panjang. Meminta pendapat teman yang sesuai dengan target pasar dari brand kita merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk mengetahui apakah logo yang kita buat sudah sesuai apa belum.

PRODUKSI

Desain keren sudah dirancang, logo yang awesome sudah dibuat dan sekarang saatnya untuk memproduksi ide-ide cemerlang kita. Lalu muncul pertanyaan seperti berapa jumlah kaos yang akan diproduksi untuk setiap desain, ukuran, dan warna. Semakin sedikit jumlah kaos yang akan kita produksi semakin sedikit pula margin keuntungan yang akan kita terima jika kita mengikuti harga pasar. Tapi jika jumlahnya sedikit itu berarti brand kita akan semakin eksklusif, jika makin eksklusif berarti brand value kita bertambah tinggi. Kita bisa saja menetapkan harga yang tinggi untuk setiap item yang kita buat tapi ini bukan pilihan bijak untuk sebuah brand baru kecuali memang target pasarnya menengah ke atas.

PEMASARAN

Ada dua channel dalam memasarkan produk clothing yaitu offline maupun online. Offline channel membuat tingkat kepercayaan customer tinggi karena customer tahu ke mana mereka harus mencari produk clothing kita. Untuk online channel, biaya pemasarannya relatif lebih rendah. Biaya sewa offline store selama setahun pun bisa lebih tinggi daripada membuat website yang bisa diakses selama 5 tahun.

Lalu mana yang lebih baik? Kembali lagi ke masalah modal. Yang ideal sebenarnya mempunyai dua channel sekaligus. Tapi jika modal terbatas, pemasaran online bisa jadi pilihan sembari mengumpulkan modal untuk membuka offline store.

Demikian tips, semoga bermanfaat yah!

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.