Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Terapkan Dekorasi Etnik Tradisional untuk Hunian ala Omah Kawung

Terapkan Dekorasi Etnik Tradisional untuk Hunian ala Omah Kawung

Urbanloka.com – Banyak orang mulai melupakan arsitektur etnik tradisional dengan alasan sudah tidak cocok dan sulit diterapkan di zaman modern ini. Sebagian orang menganggapnya kuno, bahkan seringkali merendahkan gaya arsitektur ini. Padahal, desain tradisional justru pantas mendapat acungan jempol karena mampu menunjukkan jati diri dan karakternya di tengah laju perkembangan zaman. Seperti yang diterapkan pada rumah desain Omah Kawung karya Imron Yusuf yang dibangun di lahan seluas 1000 m2 di Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan luas bangunan 650 m2. Simak lengkapnya berikut ini Urbaners!

Sentuhan etnik tradisional pada gaya arsitektur rumah kontemporer, sudah terasa mulai tampilan eksterior-nya. Fasad bangunan didominasi material alami kayu dan batu alam. Perpaduan unsur alam dengan material logam, seperti baja dan tembaga, menjadikan Omah Kawung hunian modern yang mempesona. Keindahan tampilan façadenya yang eksotik membuat rumah ini tampak seperti sebuah resort yang sangat nyaman.

Sentuhan etnik tradisional pada gaya arsitektur rumah kontemporer, sudah terasa mulai tampilan eksterior-nya. Façade bangunan didominasi material alami kayu dan batu alam. Perpaduan unsur alam dengan material logam, seperti baja dan tembaga, menjadikan Omah Kawung hunian modern yang mempesona. Keindahan tampilan façadenya yang eksotik membuat rumah ini tampak seperti sebuah resort yang sangat nyaman.

Kenyamanan sentuhan etnik tradisional sangat terasa di kamar tidur Omah Kawung. Plafon yang tersusun dari rangka kayu atap, kusen dan jalusi kayu, lantai kayu, serta perabotan kayu, berpadu serasi dalam memberikan kenyamanan alami di hunian modern ini.

Motif kawung juga diterapkan pada detail dinding pembatas tangga. Sengaja dibuat terukir menembus di kedua sisi, menjadi dekorasi interior yang eksotis dengan keindahan cahaya bermotif kawung. Setiap detail kawung yang terukir menunjukkan ketekunan yang tetap harus diterapkan di zaman apapun, menjadi jembatan antara tradisional dan modern.

Kamar mandi dengan berbagai fixture modern tampil mempesona dengan dinding bermotif kawung sebagai focal point yang catchy. Kamar mandi shower didesain dengan atap terbuka, seolah-olah beratapkan langit, seperti masyarakat zaman dahulu mandi di bawah pancuran. Sebuah konsep yang masih bisa diterapkan di hunian modern, unik, dan tetap keren.

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.