Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Pecinta Kayu, Ini dia Inspirasi Hunian Dominasi Kayu Hasil Karya Realrich Sjarief

Pecinta Kayu, Ini dia Inspirasi Hunian Dominasi Kayu Hasil Karya Realrich Sjarief

Urbanloka.com – Sebuah tim peraih berbagai penghargaan Arsitektur Jakarta telah menghembuskan nafas baru dalam desain rumah boxy. Rancangan arsitektur Realrich (RAW architecture) yang dipimpin oleh Realrich Sjarief ini menciptakan hunian mewah dengan konsep Wooden Box House. Selesai pada awal tahun ini, Wooden Box House terbentang di lahan hidup seluas 5.300 kaki persegi. Yuk kita simak detailnya berikut ini Urbaners.

Perusahaan arsitektur yang berbasis di Jakarta ini membangun rumah mewah tersebut di Puri Indah, sebuah kawasan perumahan kelas atas di Jakarta Barat. Rumah yang dihuni oleh sepasang suami istri dengan ketiga anaknya ini terdiri dari tiga tingkat dengan dominasi kayu pada setiap sudutnya, mulai dari lantai kayu, jendela serta beberapa taman teras Urbaners.

Bentuk bangunan multi level yang unik ini memiliki kebun bertingkat yang menambah pemandangan dari dalam rumah. Arsitek meminta lima jenis kayu bersumber lokal untuk digunakan di seluruh desain rumah, baik di dalam maupun di luar rumah.

Fasad dan plafon interior sendiri terdiri dari papan kayu berbagai dimensi, yang dipilih karena daya tahannya terhadap pewarna. Kayu besi yang direklamasi dari kapal phinisi ini menghiasi lantai rumah, bersama dengan kayu bengkirai untuk eksterior rumah.

Tak hanya itu The Wooden Box Home juga dilengkapi dengan kayu jati elegan pada area utama kamar tidurnya, perpustakaan, dan area Serambi. Kayu merbau sendiri mendominasi area pintu depan rumah.  Hampir setiap ruang interior (kecuali kamar mandi) terhubung ke alam terbuka, melalui balkon atau teras pribadi dengan ruang hijau yang rimbun.

Menurut Realrich, mendesain rumah ini seperti membelah kotak-kotak di atas sebidang tanah. Massa kotak-kotak tersebut dipecah menjadi kotak-kotak baru dengan ruang void di bagian tengahnya yang dikelilingi ruang hijau.

Secara teknis, arsitek memberikan gambaran bahwa rumah ini terbagi menjadi tiga lantai dengan satu lantai rooftop. Jika masuk melalui gerbang bawah, tangga akan mengantar menuju lantai satu. Ruang tamu ini memiliki balkon hijau tersendiri. Menuju ruang tamu terdapat pintu yang memisahkan antara zona publik ruang tamu dan zona semi-publik yakni, ruang makan, ruang keluarga, pantry. Di ruang inilah dimana keluarga biasa berkumpul.

“Pemilik rumah sendiri memang menginginkan desain Scandinavia yang down to earth, natural, simple dan functional,” ujar Realrich. Skema yang terpilih berupa compact design yang dikelilingi lansekap. Ruang hijau terbuka, void, natural ventilation, dan material tembus pandang adalah upaya meminimalisir penggunaan energi listrik.

Lebih banyak tentang detail interior pada gambar berikut Urbaners.

    

Sumber: ArchDaily

Gambar via Eric Dinardi

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.