Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Rumah Hijau Konsep Industrial Menarik ala D-minution

Rumah Hijau Konsep Industrial Menarik ala D-minution

Urbanloka.com –  Saat melihatnya, orang pasti tidak akan mengira rumah yang didesain oleh team arsitek SUB. Studio for visionary ini memakan biaya yang sangat murah. Tempat tinggal sederhana dengan konsep industrial minimalis ini dibangun hanya dengan budget kurang dari – $17,500 Urbaners, yuk kita simak detailnya berikut ini.

Ada banyak option finishing bagi sebuah hunian dan telah banyak juga yang bereksperimen dengan memilih jenis finishing yang satu ini : yaitu tanpa finishing apapun. Hunian dibiarrkan tampil ‘telanjang’ alias tanpa finishing apapun, seperti pada rumah D-Minution ini Urbaners.

Dilengkapi dengan 3 kamar tidur, rumah ini dimaksudkan untuk menjadi hunian dengan harga terjangkau. Dibangun di atas tanah seluas 1.000 kaki persegi di Jakarta, oleh SUB. Studio dengan menggunakan bahan-bahan sederhana, seperti Batu bata, papan semen, baja dan kayu solid pada hunian. Hampir semuanya menggunakan bahan lokal terbaik untuk kemudian dirancang dengan tipologi tradisional Indonesia. Desain Rumah ini juga tidak berlebihan sehingga dapat menyatu dengan arsitektur sekitarnya.

Dengan banyak bukaan ventilasi alami, hunian ini dibuat sangat lestari dengan bukaan ruang hijau disekelilingnya, sekaligus menjadi penghubung samar antara area indoor dan outdoornya.

Semua kamar di rumah didesain menghadap ke teras dan taman. Tiga kamar tidur dan ruang tamu ditambah dapur berjumlah hanya 1.050 kaki persegi. Jendela kaca besar dan pintu juga sengaja didesain menghadap ke teras terbuka yang memperluas jangkauan cahaya pada ruang tamu saat cuaca cerah, serta mengakomodasi lebih banyak ventilasi alami.

Semen menjadi bahan utama untuk plesteran dan acian dinding. Setelah selesai dinding dibiarkan apa adanya tanpa finishing sedikitpun. Warna abu-abu mentah yang dihasilkan oleh semen yang telah mengering justru mampu menghasilkan nuansa yang eksotis. Karena identik dengan warna beton, maka sistem semen ekspose seperti ini biasa dikenal dengan istilah beton ekspo.

Hunian yang dibangun di Jakarta, dengan iklim tropisnya. Ventilasi alami digunakan untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap nyaman. Jendela besar digunakan baik untuk penerangan dan untuk meningkatkan sirkulasi udara. Di lantai dua, jendelanya memiliki celah 30 cm agar udara bisa beredar. Saat hujan, angin sepoi-sepoi memasuki rumah, dan ditambah dengan atap yang menjorok besar, rumah tetap kering, tapi cukup sejuk.

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.