Image Image Image Image Image Image Image Image Image Image
Scroll to top

Top

No Comments

Sharma Springs, Sensasi Menikmati Alam Ubud dari Hunian Bambu Super Cozy Ini!

Sharma Springs, Sensasi Menikmati Alam Ubud dari Hunian Bambu Super Cozy Ini!

Urbanloka.com – Dari sang arsitek. Sharma Springs dirancang untuk keluarga Sharma sebagai rumah berlibur mereka, sekaligus mewujudkan mimpinya tentang hunian dan fantasi rumah berlibur ditengah hutan. Menariknya, dengan view menghadap langsung ke lembah sungai Ayung. Hampir seluruh hunian ini terbuat dari bambu Urbaners.

 

Sharma Springs merupakan struktur bangunan setinggi enam lantai yang seluruhnya dibuat dengan menggunakan bambu. Bangunan bambu ini dirancang oleh Elora Hardy (32). Hardy memang tumbuh di Bali. Namun, dia belajar seni di Amerika Serikat dan bekerja untuk beberapa rumah mode di New York.

Elora dan ayahnya, John Hardy ternyata dikenal memang suka bereksperimen membangun konstruksi bambu di Bali sejak tahun 2000-an. Terinspirasi dari perintis konstruksi bambu, Linda Garland. Menggunakan berbagai materi berbahan lokal, hingga pengrajin dan desainer asal Indonesia.

Sharma Springs dibangun dengan cara tradisional yaitu dengan tangan. “Tantangan terberatnya, Kami membangun Sharma Springs pada bulan-bulan terburuk di musim hujan,” ujar Elora sembari tertawa. Prosesnya sangat rumit dan membutuhkan banyak trik khusus, seperti pengiriman bambu dengan truk harus dilakukan pada malam hari agar tidak terjebak macet.

Kini beristirahat di dalam bambu bukan lagi mimpi. Bangunannya terdiri dari 6 lantai, dimana di dalamnya terdapat 4 buah kamar dengan fasilitas lengkap dan nuansa alam Bali yang menenangkan. Setiap kamar memiliki akses penuh untuk menikmati keindahan Sungai Ayung dan nuansa hutan Ubud yang asri.

Kamar yang disediakan juga memungkinkan setiap penghuni kamar mendapatkan privasi tersendiri dalam menikmati semua itu. Menikmati segarnya alam dengan udara bersih yang sudah pasti tidak hanya membuat raga menjadi lebih sehat tapi juga memulihkan jiwa. Dari segala kesemerawutan dan hiruk pikuk kehidupan ibu kota.

Selain itu, bangunan yang terdapat di daerah rawan gempa ini pun fleksibel dalam menghadapi goncangan gempa lho Urbaners. Sungguh sangat menarik bukan? Tertarik mengaplikasikannya di Jakarta?

Berikut dibawah ini detail rancangan interiornya Urbaners.

Info Projek:

Architects: IBUKU

Location: Abiansemal, Indonesia

Architect in Charge: The Key Team members

Area: 750.0 m2

Project Year: 2012

Photographs: Rio Helmi, Errol Vaes

 

Sumber: dari berbagai sumber

Submit a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.